• RUANG IKLAN

    Ruang ini disewakan untuk pemasangan iklan banner.

04 Maret 2026

Dirut Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti Dampingi Gubsu Safari Ramadhan ke Palas dan Paluta sekaligus Kunker ke Cab. Tapsel dan Unit Gunung Tua

SumutJaya.com, Medan. -Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi Sumut, Ardian Surbakti, mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution dalam rangkaian Safari Ramadhan ke Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin-Selasa (02-03/03/2026).

Safari Ramadan di Kab. Padang Lawas dipusatkan di Masjid Agung Al-Munawwaroh, Jl. Kihajar Dewantara Desa Sigalagala Pasar Sibuhuan Kec. Barumun, sedangkan di Kab. Padang Lawas Utara di Masjid Al Hasanah Safiatus Siddiq,

Desa Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama jajaran OPD, lembaga keagamaan, dan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus wujud kepedulian melalui penyerahan bantuan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, serta masyarakat dapat terus terjaga guna mendukung pembangunan dan pelayanan yang semakin baik di Sumatera Utara.

Dalam kesempatan itu, Dirut Perumda Tirtanadi Sumut, Ardian Surbakti menyempatkan diri melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Cabang Tapsel dan Unit Gunung Tua. Kunker yang dilakukan Ardian Surbakti itu dijadikan sebagai momentum guna memastikan pelayanan pendistribusian air bersih kepada masyarakat berjalan optimal di daerah itu.

"Kunker ini merupakan kegiatan rutinitas untuk memastikan pelayanan pendistribusian air bersih kepada masyarakat (pelanggan) di daerah ini. Kita tidak mau ada keluhan-keluhan pelanggan terkait air bersih," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Cabang Tapanuli Selatan, Ardian meninjau sejumlah fasilitas produksi dan distribusi air, termasuk instalasi pengolahan air dan jaringan perpipaan.

Ia juga berdialog dengan jajaran manajemen cabang dan para pegawai guna mendengar secara langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. "Dengan adanya dialog secara langsung ini kita mengetahui apa-apa saja kendala di lapangan. Dialog ini, untuk menhindari asal bapak senang (ABS)," katanya.

Ardian menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan harus menjadi prioritas utama, terutama dalam menjaga kontinuitas dan kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan. Menurutnya, kehadiran manajemen di unit kerja daerah penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan perusahaan.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Unit Gunung Tua yang berada di wilayah Gunung Tua. Di lokasi tersebut, Dirut melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung operasional serta memberikan arahan terkait peningkatan efisiensi dan respons cepat terhadap pengaduan pelanggan.

Dalam pertemuan bersama karyawan Unit Gunung Tua, Ardian memberikan motivasi agar seluruh pegawai tetap menjaga integritas, disiplin, dan semangat kerja. Ia menekankan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dikelola secara profesional dan bertanggung jawab.

Selain itu, manajemen juga membahas rencana pengembangan jaringan dan peningkatan kapasitas produksi guna mengantisipasi pertumbuhan jumlah pelanggan di wilayah Tapanuli Selatan dan sekitarnya. Evaluasi terhadap kondisi infrastruktur menjadi perhatian utama agar distribusi air dapat berjalan lebih maksimal.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara kantor pusat dan unit cabang, sekaligus mendorong peningkatan kinerja secara menyeluruh. Dengan komitmen tersebut, Perumda Tirtanadi optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di seluruh wilayah operasionalnya. (Fajar/Red)

Share:

Kapolres Tanah Karo Beri Arahan kepada Bhayangkari, Tekankan Dukungan dan Bijak Bermedia Sosial

SumutJaya.com, Kabanjahe,Tanah Karo (Sumut) - Kapolres Tanah Karo, Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Pembina Bhayangkari Cabang Tanah Karo, memberikan arahan kepada para Bhayangkari dalam pertemuan rutin yang digelar pada Sabtu (28/2).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Karo, Ny. Nany Andi Haloho, serta seluruh pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Tanah Karo. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota Bhayangkari.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya peran Bhayangkari sebagai pendamping anggota Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa dukungan moril dari keluarga, khususnya istri, sangat berpengaruh terhadap kinerja personel di lapangan.

“Sebagai istri anggota Polri, Bhayangkari memiliki peran strategis dalam memberikan semangat dan dukungan kepada suami agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, profesional, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kapolres.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh anggota Bhayangkari untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, di era digital saat ini, setiap unggahan dapat berdampak luas dan berpotensi memengaruhi citra institusi.

“Saya berharap seluruh Bhayangkari dapat bijak bermedia sosial, menjaga etika, serta tidak memposting hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. Mari kita bersama-sama menjaga marwah Polri,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak Bhayangkari untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian sosial, serta aktif dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, turut ditampilkan stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bhayangkari yang memamerkan berbagai produk hasil karya anggota. Kehadiran UMKM ini menjadi bukti kreativitas dan kontribusi Bhayangkari dalam mendukung perekonomian keluarga.

Pertemuan rutin ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan soliditas antara Polres Tanah Karo dan Bhayangkari Cabang Tanah Karo sebagai satu kesatuan yang saling mendukung dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil- RI : Jan Gt

Share:

03 Maret 2026

BPSK Kota Pematangsiantar berkolaborasi dengan Fakultas Hukum USI,dan mensosialisaikan produk hukum perlindungan konsumen kepada Mahasiswa

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -BPSK ( Badan Penyelesian Sengketa Konsumen) Kota Pematangsiantar mengunjungi Fakultas Hukum USI,Senin (2/3/2026). Kedatangan BPSK yang dihadiri Wakil Ketua (Drs. Azhar Nasution),anggota ( Susi Simanjuntak, SH), (Nurhayati SE) ke Fakultas Hukum USI dan disambut langsung Dekan Fakultas Hukum ( Dr Sarles Gultom, SH.MH ) di ruangan Rapat Dekan. 

Dalam kunjungan Wakil Ketua BPSK ( Drs Azhar Nasution) mengatakan, tujuan kunjungan ke Fakultas Hukum USI membangun komunikasi dan kolaborasi serta sosialisasi kepada Mahasiswa hukum mengenai produk hukum UU NO 8 1999,tentang perlindungan Konsumen dan metode apa saja yang dipakai dalam penyelesian sengketa konsumen tersebut,dia juga menjelaskan sedikit bahwasanya keputusan BPSK Final dan mengikat, karena BPSK adalah lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa konsumen yang bersifat hukum perdata.BPSK bersedia memberikan ruang dan waktu mengisi mata kuliah tersebut. 

Salah satu anggota BPSK ( Susi Simanjuntak, SH) menjelaskan juga wilayah kerja BPSK Kota Pematangsiantar meliputi Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Karo, Pakpak Bharat, Dairi,Samosir,Humbang Hasundutan ( Humbahas),Tapanuli Utara dan Toba.Serta sengketa konsumen yang diselesaikan BPSK banyak terkait Kredit Macet dan layanan konsumen lainnya. Namun perlu diingat bahwa keputusan BPSK yang telah menjadi final dan mengikat harus dipatuhi oleh para pihak dan dapat dieksekusi sebagai putusan Pengadilan Negeri jika tidak dipatuhi,katanya.

Menurut Dekan Fakultas Hukum USI ( Dr Sarles Gultom, SH MH),memang dengan kegiatan seperti FGD, seminar serta sosialisasi kepada mahasiswa sangat penting, karena memang ada mata kuliah Undang - undang perlindungan konsumen pada semester pertama, dari situ banyak bahan skripsi yang dapat dimanfaatkan Mahasiswa. (*)

Reporter : Hery Candra Siregar 

Share:

Assoc.Prof.Dr. Ali Yusran Gea: Pemekaran Daerah Gagal Total, Salah Seorang Bupati dari Nias Sujud Minta Anggaran Pusat Jadi Bukti SDM Lemah dan Ketergantungan Anggaran

PEMEKARAN PROVINSI BUKAN ALAT & MENJAMIN KESEJAHTERAAN, TERMASUK RENCANA PEMEKARAN KEPULAUAN NIAS & UMUMNYA PEMEKARAN DAERAH GAGAL

SumutJaya.com, Medan  04 Maret 2026. – Pakar Hukum Perundang-undangan sekaligus Ketua Umum PP-HCMNI, Assoc.Prof.Dr. Ali Yusran Gea.,SH.,MKn.,MH (biasa disapa Dr. Gea), menyatakan kekecewaan mendalam atas sikap salah seorang bupati dari Nias yang viral di media sosial karena sujud memohon anggaran kepada pemerintah pusat. Menurutnya, tindakan tersebut sangat memalukan dan merendahkan marwah serta martabat pemerintah daerah.

"Inilah bukti nyata lemahnya sumber daya manusia (SDM) pemimpin daerah yang gagal memahami filosofi, konsep, dan tujuan otonomi daerah," tegas Dr.Gea dalam keterangannya di Medan, Rabu (4/3/2026). Ia menekankan bahwa pemekaran daerah, termasuk rencana pemekaran Provinsi Kepulauan Nias, bukanlah jaminan kesejahteraan masyarakat. Sebagian besar daerah hasil pemekaran justru masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tertinggal secara ekonomi.

Dr. Gea mendesak pemerintah pusat melakukan evaluasi total terhadap pemekaran kabupaten/kota yang ketergantungan anggaran pusat. "Pemimpin daerah yang tidak mengamalkan ruh otonomi daerah menyebabkan potensi lokal tidak tergali secara optimal, sebagaimana diamanatkan pada Undang-Undang No. 23 Tahun 2026 tentang Pemerintahan Daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, pemekaran daerah pada umumnya gagal mencapai tujuannya karena SDM pemimpin yang lemah. "Pemerintah pusat harus mengevaluasi ulang seluruh daerah otonom yang masih miskin mandiri, agar otonomi benar-benar menjadi alat pemberdayaan, bukan ketergantungan," pungkas Assoc.Prof.Dr. Ali Yusran Gea. (Rl/Red)

Share:

Kasat Reskrim Menyampaikan Dengan Tegas Kepada Seluruh Satuan Reserse

SumutJaya.com,Tanah Karo (Sumut). – Kasat Reskrim Eriks Raydikson Nainggolan, S.T., menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh personel Satuan Reserse Kriminal agar terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Dalam arahannya, Kasat Reskrim menekankan pentingnya menjunjung tinggi disiplin serta menghormati hirarki di lingkungan kepolisian. 

Ia mengingatkan bahwa sikap saling menghargai dan kepatuhan terhadap aturan merupakan fondasi utama dalam menjaga soliditas dan kinerja satuan.

Selain itu, setiap kegiatan penyelidikan maupun penyidikan, termasuk pelaksanaan tugas hingga lembur, diwajibkan untuk dilaporkan kepada atasan langsung, baik Kanit maupun Kasat. 

Hal tersebut bertujuan agar dapat diteruskan kepada fungsi terkait dan pimpinan sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi serta kedinasan.

Terkait penanganan perkara yang menjadi atensi pimpinan, AKP Eriks Raydikson Nainggolan menegaskan agar seluruh personel bersikap tegas dan profesional. 

Ia menekankan tidak boleh ada sikap abu-abu dalam menangani kasus-kasus yang menjadi perhatian, sehingga penegakan hukum dapat berjalan secara optimal dan berintegritas.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal. 

Setiap persoalan di lingkungan satuan diharapkan dapat diselesaikan secara baik dan kekeluargaan tanpa menimbulkan perpecahan. 

Menurut beliau, seluruh personel merupakan bagian dari keluarga besar Polres Tanah Karo yang harus saling mendukung dan menguatkan.

Kasat Reskrim turut menyoroti perkara-perkara yang telah lama berjalan, baik pada tahap penyelidikan maupun penyidikan, agar segera ditindaklanjuti dan dituntaskan demi memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Melalui himbauan tersebut, diharapkan seluruh personel Satreskrim semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil- RI : Jan Gt

Share:

Mahasiswa KIP UDA diduga Dipungut Rp 3,3 Juta Untuk UAS dan UTS

SumutJaya.com, Medan. -Konflik kepemimpinan di Yayasan Universitas Darma Agung (UDA) Medan yang tak kunjung usai kini diduga berdampak serius terhadap mahasiswa, khususnya penerima beasiswa KIP Kuliah. Dualisme yayasan dan rektor yang masih bersengketa di ranah hukum disebut memicu kebijakan yang membebani mahasiswa secara finansial dan akademik.

Sejumlah dosen UDA mengungkapkan, Selasa (3/3), bahwa mahasiswa kurang mampu penerima KIP Kuliah diduga menjadi korban pungutan untuk mengulang Ujian Akhir Semester (UAS) dan Ujian Tengah Semester (UTS).

Diminta Bayar Rp75 Ribu per SKS.

Menurut keterangan dosen, mahasiswa yang sebelumnya mengikuti perkuliahan di bawah kepemimpinan Yayasan Partahi Siregar disebut dianggap belum terdaftar dalam sistem yayasan versi HNK.

Kondisi itu muncul setelah adanya kebijakan pendataan ulang mahasiswa KIP Kuliah. Mahasiswa kemudian diduga diarahkan untuk mengulang UAS agar nilai mereka bisa diinput ke sistem. Biaya yang dibebankan sebesar Rp75.000 per SKS. Dengan beban 22 SKS, mahasiswa harus membayar Rp1.650.000.

Namun persoalan tak berhenti di situ.

Saat mahasiswa hendak melakukan pembayaran, mereka kembali diinformasikan bahwa ujian yang harus diulang bukan hanya UAS, tetapi juga UTS, dengan perhitungan biaya yang sama. Total yang harus dibayarkan pun mencapai Rp3.300.000 per mahasiswa.

Di Hubungi Perempuan Berinisial R.

Para mahasiswa disebut pertama kali dihubungi melalui telepon oleh seorang perempuan berinisial R yang mengaku dari Yayasan versi HNK. Informasi mengenai kewajiban mengulang ujian dan rincian biaya disampaikan melalui komunikasi tersebut.

Dosen yang menyampaikan informasi ini menilai kebijakan tersebut sangat memberatkan, mengingat mahasiswa penerima KIP Kuliah merupakan kelompok kurang mampu secara ekonomi.

“Mahasiswa ini bisa kuliah karena beasiswa. Kalau mereka harus membayar jutaan rupiah, jelas itu memberatkan dan berpotensi mengganggu keberlanjutan studi mereka,” ujar salah seorang dosen.

Lebih jauh, kata dosen itu,  bahwa untuk mahasiswa  penerima KIP uang kuliahnya dibayar oleh pemerintah langsung  ke rekening kampus dan tidak boleh di bebankan biaya tambahan apapun termasuk pemungutan uang ujian.

Kemudian terkait permasalahan konflik internal yayasan jangan merugikan mahasiswa penerima KIP.

Kampus perlu di tegur oleh pemerintah dalam hal ini kemdiktisaintek melalui LLDIKTI. Namun menjadi pertanyaan  apakah LLDIKTI merespon atau tIdak peduli, mengingat kasus dugaan korupsi KIP juga tengah menerpa lembaga tersebut.

Dampak Akademik Dan Psikologis.

Konflik internal yayasan yang belum terselesaikan disebut menciptakan suasana kampus yang tidak kondusif. Mahasiswa mengaku kebingungan menentukan otoritas yang sah, sementara kegiatan akademik terancam terganggu.

Sejumlah dosen juga menyoroti adanya dugaan ketimpangan perlakuan di lingkungan kampus, di mana satu pihak disebut lebih leluasa menjalankan aktivitas, sementara pihak lain merasa dibatasi.

“Konflik ini sudah terlalu lama dan dampaknya nyata ke mahasiswa. Kampus seharusnya ruang akademik, bukan arena perebutan kekuasaan,” ujar dosen lainnya.

Desakan Klarifikasi 

Para dosen mendesak agar konflik yayasan segera diselesaikan secara netral dan transparan, tanpa mengorbankan mahasiswa. Mereka juga meminta adanya klarifikasi resmi terkait dugaan pungutan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak yayasan versi HNK terkait dugaan kewajiban pembayaran Rp3,3 juta kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Jika dugaan ini terbukti, maka kebijakan tersebut berpotensi melanggar prinsip perlindungan terhadap mahasiswa penerima bantuan pendidikan dari pemerintah.

Konflik yang berkepanjangan bukan hanya soal legalitas kepengurusan yayasan, tetapi kini menyangkut masa depan ratusan mahasiswa yang bergantung pada kepastian akademik.

(RH/Tim)

Share:

Warga Binaan Berkarya, Gerai UMKM Resmi Hadir di Lounge Imigrasi Medan

SumutJaya.com, Medan. -Komitmen dalam mendorong pembinaan kemandirian warga binaan kembali diwujudkan melalui kegiatan launching Gerai Produk UMKM Hasil Karya Warga Binaan yang dilaksanakan pada Selasa, 03 Maret 2026, bertempat di Lounge Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan. 

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan hasil karya warga binaan ke ruang publik yang lebih luas. Gerai tersebut menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, produk kuliner kemasan, hingga hasil kreativitas lainnya yang telah melalui proses pembinaan, pelatihan, serta pengendalian mutu oleh jajaran pemasyarakatan. 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Indra Kesuma, hadir langsung sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan berbasis kemandirian dan produktivitas.

Dalam sambutannya, Indra Kesuma menegaskan bahwa kehadiran gerai UMKM ini merupakan wujud nyata transformasi pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. 

“Gerai ini bukan hanya tempat memasarkan produk, tetapi simbol bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang berkualitas serta memiliki nilai ekonomi. Inilah wajah pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial,” ujar Indra Kesuma. 

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara jajaran pemasyarakatan dan pihak imigrasi sehingga gerai tersebut dapat hadir di lokasi strategis yang diakses langsung oleh masyarakat pengguna layanan keimigrasian. 

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan yang telah memberikan ruang bagi produk warga binaan untuk dikenal lebih luas. Sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas instansi mampu memperkuat keberhasilan program pembinaan,” tambahnya. 

Lebih lanjut, Indra Kesuma berharap keberadaan gerai ini dapat memotivasi warga binaan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Harapan kami, gerai ini menjadi awal dari perluasan pasar yang lebih besar lagi. Semoga karya warga binaan semakin diterima masyarakat dan menjadi bekal kemandirian setelah mereka menyelesaikan masa pidana,” tutupnya.

Adapun Lapas/Rutan/LPKA wilayah Sumatera Utara yang ikut berpartisipasi dalam lounching  gerai UMKM ialah Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Lapas Kelas IIA Binjai, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan,Rutan Perempuan Kelas IIA Medan dan Rutan Kelas I Medan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi warga binaan di wilayah Sumatera Utara.

(R.Harefa)

Share:

02 Maret 2026

Kapolres Tanah Karo Motivasi Santri : Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

SumutJaya.com,Tanah Karo( Sumut) - Polres Tanah Karo terus menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda. Kali ini, Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan motivasi langsung kepada para santri dalam sebuah kegiatan pembinaan dan silaturahmi, di Pondok Pesantren Al Purbanta, Sabtu(28/2).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para santri. Ia juga mengenang masa pendidikannya yang pernah ditempuh di Kabupaten Karo.

“Saya juga dulu bersekolah di Karo, SMP dan SMA di Karo. SMA saya di SMA Negeri 1 Berastagi. Saya berharap beberapa tahun ke depan, salah satu dari adik-adik bisa menggantikan posisi saya sebagai Kapolres. Ya tentunya harus jadi polisi dulu,” ujarnya disambut antusias para santri.

Kapolres menekankan pentingnya rasa syukur berada di lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, kehidupan santri yang terbiasa belajar bersama, berdiskusi, dan hidup dalam aturan menjadi nilai tambah yang tidak semua anak miliki di luar lingkungan pesantren.

Ia juga menyoroti penggunaan gawai (gadget) yang saat ini kerap menjadi tantangan dalam dunia pendidikan apabila tidak diawasi dengan baik. Karena itu, ia mengajak para santri untuk memanfaatkan kebersamaan di pondok sebagai sarana memperdalam ilmu dan memperkuat karakter.

“Bersyukur kalian bisa bersama-sama belajar dan berdiskusi. Manfaatkan kebersamaan itu. Gunakan waktu untuk saling bertukar pikiran dan menambah ilmu,” pesannya.

Mengakhiri arahannya, Kapolres mengajak para santri untuk terus semangat belajar, saling mengasihi, serta menggali ilmu pengetahuan, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Ia optimistis, dengan semangat dan disiplin yang kuat, generasi muda Karo mampu meraih kesuksesan dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Anggap sebagai kakak, saya ingin adik-adik terus semangat belajar dan buktikan bahwa Tanah Karo mampu menghasilkan orang-orang yang berhasil,” tegasnya.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat, menjadi motivasi tersendiri bagi para santri untuk terus berprestasi dan bercita-cita tinggi demi masa depan yang gemilang.

( Sumber : Humas / Red )

Korwil- RI : Jan Gt

Share:

01 Maret 2026

Polisi Pariwisata Polres Tanah Karo Gelar Patroli Dialogis di Berastagi

SumutJaya.com,Tanah Karo. (Sumut). – Dalam rangka mendukung peningkatan ekonomi Kabupaten Karo, khususnya di sektor pariwisata, Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Tanah Karo melaksanakan patroli dialogis di sejumlah objek wisata di seputaran Kota Berastagi.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Pamobvit Polres Tanah Karo, AKP Hendrik Tarigan, SH, MH. Dalam pelaksanaannya, personel Polisi Pariwisata menyambangi lokasi wisata, berdialog dengan pengelola maupun pengunjung, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan pelaku usaha wisata, serta mensosialisasikan layanan Kepolisian 110 sebagai sarana pengaduan cepat apabila terjadi gangguan keamanan.

AKP Hendrik Tarigan menyampaikan bahwa patroli dialogis ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karo.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sektor pariwisata di Kabupaten Karo semakin berkembang serta tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil-RI : Jan Gt

Share:

Golkar Sumut Solid Pasca-Musda XI: Doli Tandjung Ajak Rangkul Semua Kader di Bulan Ramadhan

SumutJaya.com, Medan. 1 Maret 2026 – Silaturahmi Panitia Musda XI DPD Partai Golkar Sumatera Utara berlangsung khidmat di Graha Kirana, Komplek Tasbih II, Medan, pada Minggu malam (1/3/2026) mulai pukul 20.30 WIB. Panitia Acara Silahturahmi diwakili Zulchairi Pahlawan yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah di Bulan Puasa Ramadhan 1447 H, dihadiri para tokoh senior Golkar Sumut.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyampaikan sambutan penuh makna. "Perbedaan pendapat boleh ada, manuver dan dinamika justru tanda kematangan berpartai," tegasnya.

Doli sengaja mengundang kedua calon pesaing di Musda XI, Andar Amin Harahap dan Rolel Harahap, untuk bincang-bincang sehat dan santai soal masa depan Golkar Sumut. Keduanya hadir saat di kantor Golkar, menandakan rekonsiliasi pasca-kompetisi.

Turut hadir dalam acara itu Ketua DPRD Sumut Erniyanti Sitorus, Drs.H.Isma Fadli Ardya Pulungan, Dharma Putra Rangkuti, Palcheta Subianto, Dody Tahir, Syamsul Qomar, M.Yasir Ridho Loebis, Rolel Harahap, Zulkhairi Pahlawan. Ada juga Ketua AMPI Sumut Palacheta, Putri Daulay, Nazla Khairani, Afri Budi, Juni Piliang dan kader-muda lainnya seperti M.Hatta Tanjung, Agmes Sitepu dan Agung Angkat.

Di bulan Suci Ramadhan yang penuh kebaikan, Doli menekankan penguatan persaudaraan. "Komunikasi antar-kader Golkar Sumut selama ini tetap terjaga baik. Di luar sana kita bermaaf-maafan dengan orang lain, apalagi sesama keluarga besar Golkar. Silaturahmi kita tak pernah putus," ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.

Pertemuan ini menegaskan soliditas Golkar Sumut meski sempat bergolak. "Sekeras apa pun kompetisi kemarin, itu bagian dari pendewasaan diri dan konsolidasi partai," jelas Doli.

Ia mengajak buka lembaran baru. "Kami sepakat bersama membangun kebesaran Golkar. Tak boleh ada satu kader pun yang tertinggal. Saya minta Andar Amin sebagai Ketua terpilih merangkul semua potensi, senior maupun junior," pungkasnya.

Acara Silaturahmi ini jadi sinyal positif Golkar Sumut di Bulan Puasa Ramadhan dan agenda ke depan dengan semangat persatuan dan kesatuan yang kokoh.

■Fajar Trihatya

Share:

Pakar Hukum Assoc.Prof.Dr.Ali Yusran Gea: SE Wali Kota Medan No. 500.7.1/1540 Mengandung Asas Kemanusiaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan Tidak Diskriminatif—Tak Perlu Diperdebatkan

SumutJaya.com, Medan. 1 Maret 2026 – Pakar hukum perundang-undangan Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea menegaskan bahwa Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 telah mengandung &  mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, Bhinneka Tunggal Ika, serta prinsip tidak diskriminatif. "SE ini tidak perlu diperdebatkan," tegasnya, sambil mengajak seluruh pihak untuk menelaah dan menganalisis kebijakan tersebut secara logis dan holistik.

Menurut Ali Yusran Gea, SE tersebut juga sarat dengan nilai pengayoman, kebangsaan, kekeluargaan, dan keadilan. Ia menekankan agar warga Medan tidak terpengaruh isu provokatif yang berpotensi memicu konflik sosial. "Kota Medan untuk Semua. Mari kita ciptakan kesejukan dengan saling beradaptasi," ujarnya, khususnya kepada tokoh umat beragama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh adat.

Medan dikenal sebagai kota kaya budaya dan adat istiadat berkat masyarakatnya yang majemuk. Kekayaan ini justru menjadi kekuatan jika diimbangi dengan sikap saling menghargai dan menghormati tanpa diskriminasi. "Materi SE ini berkeadilan, sehingga sangat keliru jika dituding diskriminatif," tambahnya.

Lebih lanjut, kehadiran SE Wali Kota ini mewakili negara untuk memberikan perlindungan kepada segenap bangsa Indonesia, khususnya warga Kota Medan. Surat edaran tersebut bukan larangan, melainkan himbauan untuk penataan lokasi penjualan daging non-halal guna menjaga harmoni sosial.

Masyarakat Kota Medan berharap kota ini terus dipenuhi keindahan, dengan semangat persatuan yang semakin kuat di tengah keberagaman.

Share:

Doli Kurnia Tandjung Kunjungi Ibu Bardiah: Koordinasi Dubes Phnom Penh untuk Pulangkan WNI Terjebak Kamboja

SumutJaya.com, Binjai. – Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mendatangi rumah Ibu Bardiah di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, Minggu (1/3/2026) siang. Kunjungan ini dilakukan di sela-sela reses dapilnya, menyusul berita viral tentang permohonan ibu rumah tangga tersebut agar putranya, Ardiansyah, dipulangkan dari penahanan Pemerintah Kamboja selama 47 hari di Phnom Penh.

"Saya mendengar berita itu langsung dari kawan-kawan media di Binjai. Karena bersangkutan warga dapil saya, saya tidak bisa diam saja. Minimal, kita tahu duduk persoalannya secara langsung untuk cari solusi," ujar Doli, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, saat ditemui di lokasi.

Doli didampingi Ketua DPRD Kota Binjai Tini Kuswartini Surbakti, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara asal dapil Binjai-Langkat M. Yusuf (Ucok Aang) dan Palacheta, serta Zainuddin Purba dan Zulchairi Pahlawan. Dalam pertemuan, ia mengonfirmasi fakta kasus dan memberikan penjelasan langsung kepada Ibu Bardiah.

"Tadi malam saya koordinasi dengan Komisi I DPR RI, dan pagi ini bicara langsung dengan Duta Besar RI di Phnom Penh, Santo Darmosumarto," ungkap Doli. Ia menjelaskan bahwa Ardiansyah pergi ke Kamboja secara tidak prosedural menggunakan visa wisata 2024 dan bekerja di tempat ilegal—kejadian kedua baginya, meski sebelumnya menolak pulang.

Meski begitu, Doli menegaskan pemerintah tetap bertanggung jawab atas WNI bermasalah di luar negeri. "Info dari KBRI Phnom Penh, ada sekitar 5.000 WNI unprosedural yang sedang diurus kepulangannya. Saya minta atensi khusus untuk Ardiansyah agar tidak tolak pulang lagi setelah dokumen deportasi selesai. Jika kendala tiket, InsyaAllah saya bantu. Nanti, kalau mau kerja lagi ke luar negeri, harus prosedur," tambahnya.

Kunjungan ini juga dimaksudkan meredam berita viral agar tidak berkembang liar, sambil menekankan komitmen pemerintah melindungi warganya di mana pun. (Rl/Red)


Share:

JPB Sumut Semarakkan Ramadhan 1447 H: Bagikan 1.700 Paket Takjil di Helvetia, Deli Serdang.

SumutJaya.com, Deli Serdang. – Organisasi kemasyarakatan Jawa Perantauan Bersatu (JPB) Sumatera Utara menggelar aksi sosial pembagian 1.700 paket takjil di Jalan Veteran Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini dirangkai dengan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi dan menguatkan nilai kepedulian sosial di bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Paket takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar serta pengguna jalan raya, termasuk pengendara sepeda motor, mobil, dan pejalan kaki. Sejak sore hari, puluhan pengurus, anggota, serta relawan JPB bekerja terkoordinasi, memastikan distribusi berjalan tertib sambil menjaga keselamatan lalu lintas.

Ketua Umum JPB Sumatera Utara, Roiful Mahfudi, menegaskan Ramadhan sebagai momentum strategis berbagi kebaikan. "Kami ingin Ramadhan 1447 H ini menjadi ruang penguatan solidaritas sosial. Berbagi takjil bukan sekadar rutinitas, tapi komitmen nyata JPB untuk hadir di tengah masyarakat selama masih ada kesempatan memberi," katanya.

Roiful juga mengutip Al-Qur'an untuk mengukuhkan semangat kegiatan. "Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan" (QS. Al-Insan: 8). Ia menambahkan, nilai empati dan berbagi dalam Al-Qur'an menjadi fondasi gerakan sosial JPB.

Ketua Panitia Takjil Acil Harianto, didukung Bendahara Naufal dan Sekretaris Wagirin, memastikan seluruh proses tepat sasaran berkat gotong royong organisasi. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan Sholat Maghrib berjamaah, memperkuat ukhuwah antarpeserta.

JPB Sumatera Utara berharap aksi ini menginspirasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang inklusif, menjadikan Ramadhan momentum kebermanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat luas. (Rl)

Reporter : Fajar

Editor : Redaksi SJ.

Share:

28 Februari 2026

Kapolres Tanah Karo Berikan Arahan dan Penekanan kepada PJU dan Perwira, Tindak Lanjut Rapim Polri 2026

SumutJaya.com,Tanah Karo (Sumut)- Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H, S.I.K, M. Si, memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) dan para perwira jajaran Polres Tanah Karo sebagai tindak lanjut Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/2) pukul 13.00 WIB di Aula Pur Pur Sage Mapolres Tanah Karo. Arahan ini merupakan turunan dari kebijakan dan penekanan yang disampaikan dalam Rapim Polri 2026.

Dalam arahannya, AKBP Pebriandi Haloho menegaskan bahwa seluruh jajaran harus mendukung setiap program pembangunan nasional sebagaimana yang menjadi kebijakan pemerintah dan institusi Polri.

“Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman serta menjadi solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga,” tegas Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi personel, baik dalam aspek profesionalisme, kemampuan teknis, maupun etika pelayanan publik. Selain itu, Kapolres menegaskan komitmen zero pelanggaran di lingkungan Polres Tanah Karo.

“Tidak ada ruang bagi pelanggaran. Jaga marwah institusi Polri dengan bekerja secara profesional, humanis dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Lebih lanjut, sebagai turunan tambahan atas penekanan Kapolda Sumut terkait Rapim Polri 2026, Kapolres menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap aduan masyarakat. Menurutnya, kecepatan dan ketepatan dalam menindak lanjuti laporan warga menjadi kunci kepercayaan publik terhadap Polri.

Selain itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan soliditas internal serta memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

“Kita harus solid, kompak dan bersinergi dengan seluruh stakeholder. Persiapan harus matang agar pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan aman, tertib dan lancar,” tutup AKBP Pebriandi Haloho.

Melalui arahan tersebut, diharapkan seluruh jajaran Polres Tanah Karo dapat menerjemahkan setiap kebijakan pimpinan menjadi langkah konkret di lapangan, guna mewujudkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Karo.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil - RI : Jan Gt

Share:

Tradisi Ramadhan 1447 Hijriyah Pemko Pematangsiantar lewat Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar mengadakan Ramadhan Berbagi

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar melaksanakan kegiatan sosial " Ramadhan Berbagi "dengan berbuka puasa bersama serta pemberian santunan dan tali asih.

Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Pemko Pematangsiantar lewat Perumda Tirtauli yang tetap dipertahankan oleh Wesly Silalahi,SH, MKn,dan juga sebagai bentuk komitmen Perumda Tirtauli sebagai BUMD Kota Pematangsiantar untuk mendukung peribadatan masyarakat serta menjaga nilai toleransi dan ketakwaan selama bulan Suci Ramadhan

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Walikota Pematangsiantar,Jalan Kapten MH.Sitorus no 18p,kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu ( 28/2/2026 ). 

Dalam sambutannya Dirut Perumda Tirtauli ( Arianto, ST) mengatakan ada beberapa program Perumda  Tirtauli pada bulan Ramadhan ini  menggratiskan pembayaran rekening air sebanyak 161 Mesjid dan Mushollah,memberikan tali asih kepada Fakir Miskin sebanyak 100 orang,BKM mesjid sebanyak 12 orang serta memberikan tali asih kepada Ustad yang mengisi ceramah di Perumda Tirtauli, semua program ini merupakan dukungan dan arahan dari Bapak Walikota Pematangsiantar ( Wesly Silalahi,SH, MKn) dan kami atas nama jajaran direksi dan karyawan Perumda Tirtauli mengucapkan ribuan Terima kasih kepada Bapak Walikota Pematangsiantar yang kedepannya tetap masih kami harapkan bimbingan dan arahannya.

Walikota Pematangsiantar juga mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan moral dan material kepada umat beragama dalam menjalankan ibadahnya

Penyerahan Tali asih dilakukan Walikota beserta Ibu ( Liswaty Sinaga),direksi Perumda Tirtauli dan Forkopimda secara bergantian dengan sesi foto bersama dengan penerima tali asih

Di akhir kegiatan sembari menunggu berbuka puasa,Ketua MUI Kota Pematangsiantar ( Drs.H.Muhammad Ali Lubis) memberikan Tausyiah tentang kerukunan antar umat beragama mengenai Ukhuwah ( persaudaraan) a/l :

1.Ukhuwah Islamiyah,ikatan kasih sayang,persahabatan,dan solidaritas antar sesama umat muslim yang didasari oleh kesamaan Akidah ( iman) karena Allah SWT,menciptakan persatuan yang kokoh,menjaga Silaturahmi, serta membawa ketenangan bathin dan keberkahan

2.Ukhuwah Wathaniyah,persaudaraan sebangsa dan setanah air,tanpa memandang perbedaan agama,suku,ras,budaya,atau bahasa,mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai, saling menghargai, serta memperkuat solidaritas

3.Ukhuwah Basyariyah,merupakan persaudaraan antar sesama manusia yang didasarkan pada kesamaan martabat sebagai mahluk ciptaan Allah SWT,menciptakan kehidupan rukun, damai, adil dan sejahtera dengan menjunjung tinggi nilai kemanusian,serta tidak membeda-bedakan identitas luar (agama/suku) dalam hal kebaikan.

Semoga kebersamaan kita ini harus diperkuat dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama ucapnya di akhir Tausyiah

Lanjut dengan berbuka puasa bersama dan menunaikan sholat Maghrib berjamaah. 

Reporter : Hery

Share:

BERITA UTAMA

Dirut Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti Dampingi Gubsu Safari Ramadhan ke Palas dan Paluta sekaligus Kunker ke Cab. Tapsel dan Unit Gunung Tua

SumutJaya.com, Medan. - Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi Sumut, Ardian Surbakti, mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby N...

Image

PASANG IKLAN DI SINI

Image

Arsip Blog

PASANG IKLAN DI SINI

Image
Image