• RUANG IKLAN

    Ruang ini disewakan untuk pemasangan iklan banner.

02 Februari 2026

Dugaan Ketidaktepatan Penggunaan Dana BOS di SDN 054938 Langkat, Bendahara Akui Belum Ada Rincian Pengeluaran

SumutJaya.com, Langkat. – Warga di sekitar SDN Negeri 054938 Jalan Piturah, Paya Glugur Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melaporkan dugaan ketidaktepatan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Keluhan ini mencakup kondisi atap asbes yang masih banyak rusak dan jebol, meski dana BOS seharusnya mendukung perawatan sekolah.

Tim media mendatangi sekolah untuk konfirmasi pada Senin (2/2/2026). Saat itu, Kepala Sekolah PLT Siti Rohana S.PD, tidak ditemui karena sedang keluar. Kru media bertemu dengan bendahara BOS yang enggan disebut namanya.

"Bendahara menyatakan jumlah siswa sekitar 254 orang. Namun, rincian penggunaan dana BOS belum dibuat hingga saat ini," ujar bendahara tersebut kepada kru media. Ia mengaku sudah berulang kali mengingatkan PLT Kepala Sekolah untuk menyusun dokumen tersebut, tapi tidak diindahkan. "Saya tidak tahu detail dana BOS karena dikelola langsung oleh kepala sekolah," tambahnya dengan wajah gelisah.

Bendahara juga mengonfirmasi bahwa Siti Rohana telah menjabat PLT Kepala Sekolah lebih dari satu tahun. Saat ditanya soal kondisi asbes rusak, ia kembali menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya ke PLT Kepala Sekolah.

Sekretaris DPC LSM KPK-RI Langkat Joni, didampingi Bendahara LSM Hasan Ambran, mendesak Kejaksaan Negeri Langkat segera periksa PLT Kepala Sekolah terkait dugaan penyimpangan dana BOS. "Kami minta pemeriksaan transparan untuk memastikan dana tepat sasaran," kata Joni. (Agus)

Share:

GUNTUR Demo LLDikti Dan Kejatisu Dugaan Terkait Korupsi Dana Mahasiswa Miskin

SumutJaya.com, Medan. -Puluhan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (GUNTUR) menggelar aksi unjuk rasa beruntun di Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (2/2/2026).

 Aksi ini menjadi bentuk eskalasi tekanan publik atas dugaan korupsi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta konflik kepentingan di tubuh LLDikti Wilayah I. Aksi dimulai di Kantor LLDikti Wilayah I, Jalan Sempurna, Medan Selayang, sebelum massa bergerak ke Kantor Kejatisu.

Dalam demonstrasi tersebut, selain berorasi dengan pengeras suara, mahasiswa membawa spanduk dan poster bertuliskan: “Bongkar Permainan Mafia Pendidikan di LLDikti” dan “Copot Prof. Saiful Anwar Matondang dari  jabatan kepala LLDikti ”. Diduga banyal kampus dan penerima KiP

GUNTUR secara terbuka menuding adanya dugaan praktik tata kelola yang bermasalah di lingkungan LLDikti Wilayah I Sumut, yang dinilai berpotensi merugikan mahasiswa penerima bantuan pendidikan dari negara, khususnya KIP.

 Sorotan utama massa aksi tertuju pada Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Dr. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D. Mahasiswa menilai hingga kini tidak ada klarifikasi terbuka terkait dugaan keterlibatan anak kandung pejabat tersebut dalam struktur kepengurusan Yayasan Pendidikan Unggul Khairul Ummah, yayasan yang mengelola perguruan tinggi di bawah pengawasan langsung LLDikti Wilayah I.Bagi mahasiswa, situasi tersebut bukan persoalan personal, melainkan persoalan serius menyangkut independensi lembaga negara.

“LLDikti itu pengawas, bukan pemain. Kalau keluarga pejabatnya duduk di yayasan yang diawasi, di mana batas etiknya? Ini bukan lagi soal persepsi, ini soal benturan kepentingan yang nyata,” tegas Koordinator Aksi GUNTUR, Fachturozy.Menurutnya, relasi kuasa semacam itu membuka ruang penyalahgunaan wewenang dan merusak kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan pendidikan tinggi.

Dugaan KIP Kuliah Dinilai ‘Gelap’

Isu konflik kepentingan tersebut, menurut massa aksi, berkaitan erat dengan persoalan lain yang lebih krusial. Penyaluran dana KIP Kuliah yang merupakan program nasional yang seharusnya menjadi jaring pengaman bagi mahasiswa miskin justru dinilai dikelola secara tertutup dan minim akuntabilitas.

Koordinator aksi lainnya, Haris Hasibuan, menyebut LLDikti Wilayah I gagal menjalankan prinsip transparansi dalam pengelolaan dana KIP Kuliah. “KIP Kuliah itu uang negara untuk mahasiswa miskin, bukan dana siluman. Kalau data penerima disembunyikan, alur dana tidak dibuka, maka kecurigaan publik itu sah. Jangan salahkan mahasiswa kalau kami menduga ada permainan kotor,” kata Haris  lantang.

GUNTUR menyoroti tidak terbukanya data jumlah penerima, asal perguruan tinggi, hingga mekanisme penetapan mahasiswa penerima KIP Kuliah. Kondisi ini dinilai bertentangan langsung dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.“Kalau semua bersih, kenapa takut membuka data? Transparansi itu kewajiban, bukan kemurahan hati pejabat,” lanjut Haris.

Mahasiswa juga mengaku menerima banyak laporan dari penerima KIP Kuliah di berbagai perguruan tinggi yang mengalami keterlambatan pencairan dana, pemotongan tidak jelas, hingga tidak adanya saluran pengaduan resmi di tingkat LLDikti.

Dalam aksinya massa GUNTUR menyampaikan sejumlah tuntutan tentang dugaan konflik kepentingan yang melihatkan Kepala LLDikti Wilayah 1 yakni Prof. Dr. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D. dan anak kandungnya yang berperan aktif di dalam kepengurusan Yayasan Pendidikan Unggul Khairul Ummah. 

"Maka dari ini kami menyampaikan kami menyampaikan surat ini, sebagai bentuk aku dan aspirasi mahasiswa yang peduli Serhadap transparansi serta akuntabilitas penyaluran dana KIP. 

"Sebagai bagian dari aksi tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas penyaluran KIP Kuliah, kami menyampaikan beberapa tuntutan yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Ada pun, tuntutan massa aksi tersebut, yakni ; Pertama membuka informasi data penerima KIP Kuliah transparan dan akuntabel, tanpa melanggar data pribadi, meliputi jumlah penerima, perguruan tinggi asal, serta mekanisme penetapan penerima. 

"Landasan hukum Pasal 3 dan Paul 11 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menyatakan bahwa informasi publik wajib dibuka untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas lembaga publik," katanya. 

Kedua, menjelaskan secara terbuka alur penyaluran dana KIP Kuliah dari pemerintah hingga ke mahasiswa penerima dengan landasan hukum, yakni Pasal 4 ayat (1) UU No. 14 Tahun 2008, yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi public.

Ketiga, melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran KIP Kuliah di perguruan tinggi guna memastikan bantuan tepat sasaran, dengan landasan hukum, pasal 34 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin serveferiggaranya pendidikan yang adil dan merata.

Keempat, memberikan akses informasi dan ruang pengaduan yang jelas bagi mahasiswa terkait permasalahan KIP Kuliah, dengan landasan hukum, yaitu Pasal 10 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mewajibkan penyelenggara layanan pobük memberikan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat.

Kelima, menjamin prinsip keadilan, non diskriminasi, dan keberpihakan kepada mahasiswa kurang mampu dalam penetapan penerima KIP Kuliah, dengan landasan hukum, yaitu pasal 31 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menegaskan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan serta kewajiban negara.

Pantauan Wartawan di lapangan, aksi sempat berlangsung panas. Kepala LLDikti Wilayah I tidak hadir menemui massa. Sejumlah pejabat LLDikti yang berada di lokasi menyampaikan bahwa pimpinan tidak berada di tempat dan meminta tuntutan disampaikan melalui mekanisme administrasi.Jawaban tersebut justru memicu kemarahan massa. Mahasiswa menilai absennya pimpinan sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab moral dan publik.

“Kalau pemimpinnya berani, hadapi mahasiswa. Jangan sembunyi di balik meja birokrasi,” teriak massa aksi, yang juga menuntut pencabutan gelar guru besar Prof. Saiful Anwar Matondang karena dinilai mencederai etika akademik.

Menyikapi aksi GUNTUR yang mulai memanas, Kabag Umum, Suban dan pejabat Humas LLDikti Wilayah I Sumut, mewakili kepala LLDikti Wilayah I berdialog langsung dengan massa GUNTUR. Keduanya berjanji,  akan memberikan semua data yang diminta massa GUNTUR terkait data KIP.

“Hari ini akan kami siapkan 10 item yang adik-adik mahasiswa minta terkait data KIP, beri kami waktu hingga pukul 16.00.WIB hari ini,” tegas Suban seraya memohon kesabaran para mahasiswa menunggu. Namun, massa GUNTUR tidak puas karena data mahasiswa dan kampus pemenerima KIP di Sumut yang diberikan pihak LLDikti tidak sesuai dengan yang diminta massa GUNTUR.  Artinya tuntutan massa GUNTUR tidak bisa dijawaB  pihak LLDikti.

Ancaman Eskalasi Aksi

Dari LLDikti, aksi berlanjut ke Kejatisu, aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi massa GUNTUR di Kantor Kejatisu pada 8 Januari 2026. Hampir satu bulan berlalu, mahasiswa menilai tidak ada informasi perkembangan berarti maupun penjelasan terbuka dari pihak LLDikti Wilayah I.

Karena itu, GUNTUR secara tegas meminta Kejatisu tidak berhenti pada laporan semata. “Kami datang ke Kejaksaan bukan untuk formalitas. Jika ada dugaan korupsi dan penyalahgunaan kewenangan, maka tugas aparat penegak hukum untuk membongkarnya. Jangan biarkan pendidikan tinggi menjadi ladang bancakan para elit LLDikti,” ujar Fachturozy dan  Haris Hasibuan silih berganti.

Mereka menegaskan aksi ini bukan akhir. Jika tidak ada klarifikasi terbuka dan langkah konkrit, mahasiswa memastikan akan terus mengawal kasus ini melalui jalur hukum dan tekanan publik berkelanjutan.

“Ini bukan serangan personal. Ini perlawanan terhadap sistem yang gelap. Jika pengawasan pendidikan dikuasai konflik kepentingan dan dana mahasiswa miskin dijadikan bancakan, maka yang dirampok adalah masa depan,” pungkas Haris .

Di Kejatisu, massa GUNTUR diterima langsung Kasipenkum Kejatisu, Rizaldi didampingi sejumlah pejabat Kejatisu. Mereka mengatakan, kasus dugaan korupsi KIP yang diduga menyeret kepala LLDikti Wilayah I Sumut sudah diterima dan sudah membentuk tim menangani kasus tersebut.

“Tidak benar kasus ini berhenti, tim kami sedang mendalami dan kami pastikan Kejatisu berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut, tidak ada di negara ini yang kebal hukum, ” tegas Rizaldi. Usai mendengar jawaban Kasipenkum tersebut, massa GUNTUR membubarkan diri dengan tertib, namun berjanji akan kembali menggelar aksi jika batas toleransi tidak  ada progress kasus itu, sebab massa GUNTUR tidak puas terhadap lambannya penanganan kasus dugaan korupsi KIP yang mereka laporkan sebulan lalu. (Rl/R.Harefa)

Share:

Hari Pertama Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polres Tanah Karo Sosialisasi di Terminal Kabanjahe

SumutJaya.com,Tanah Karo (Sumut)- Hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Karo melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas di Terminal Kabanjahe, Senin (02/2/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Andita Sitepu, S.H., M.H, bersama personel Sat Lantas. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara dan sopir angkutan umum yang berada di area terminal.

Selain memberikan imbauan lisan, petugas juga membentangkan spanduk keselamatan berlalu lintas serta membagikan leaflet dan stiker berisi pesan keselamatan kepada masyarakat pengguna jalan.

Dalam kegiatan itu, petugas juga mendapati sejumlah masyarakat yang tidak menggunakan helm saat berkendara. Menyikapi hal tersebut, Kasat Lantas langsung memberikan teguran secara persuasif sebagai bentuk edukasi agar pengendara lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Andita Sitepu, S.H., M.H, menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Melalui operasi ini, kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Tujuannya adalah untuk keselamatan bersama dan menghindari terjadinya fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan selama Operasi Keselamatan Toba 2026 berlangsung, dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis, sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil-RI : Jan Gt

Share:

01 Februari 2026

MENUJU LATSAR, CPNS RUTAN KELAS I LABUHAN DELI FOKUS PERSIAPAN ADMINISTRASI

SumutJaya.com, Labuhan Deli. -Dalam rangka mempersiapkan kelengkapan Administrasi para CPNS  perlu pelatihan dasar bagi calon pegawai Rutan.

Oleh karna itu Rutan Kelas I Labuhan Deli terus menunjukkan komitmen dalam mencetak aparatur pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas. Sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rutan Kelas I Labuhan Deli tampak fokus mengikuti rangkaian persiapan administrasi sebagai bagian dari tahapan menuju Pelatihan Dasar (Latsar).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh dokumen dan administrasi CPNS tersusun dengan baik, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan pendampingan serta arahan yang tepat, para CPNS dibekali kesiapan awal sebelum mengikuti proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai dasar ASN.

Melalui persiapan yang matang, diharapkan para CPNS mampu mengikuti Latsar dengan optimal dan kelak menjadi insan pemasyarakatan yang berintegritas, profesional, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(Riil/Tim)

Share:

Golkar Sumut Aklamasi Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD 2025-2030

SumutJaya.com, Medan. – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Sumatera Utara resmi menetapkan Andar Amin Harahap sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut untuk masa bakti 2025-2030 melalui mekanisme aklamasi.

Penetapan dilakukan dalam sidang pleno yang digelar di JW Marriott Hotel Jalan Putri Hijau, Medan, pada Minggu (1/2/2026). Andar dinyatakan sebagai satu-satunya calon yang memenuhi syarat (MS) setelah melalui proses penjaringan dan verifikasi ketat oleh panitia Musda. Dengan demikian, forum tidak perlu melalui pemungutan suara formal.

Dalam keputusan sidang, Andar diberikan wewenang penuh untuk menyusun dan menetapkan komposisi kepengurusan DPD Golkar Sumut periode 2025-2030 bersama tim formatur yang ia bentuk. Ia juga dimandatkan bersama Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Sumut untuk menyusun susunan personalia Dewan Pertimbangan periode yang sama.

Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan di Medan pada 1 Februari 2026, menandai awal penataan ulang struktur organisasi partai di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Sidang Musda dipimpin langsung Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Hakim Kamaluddin, didampingi pimpinan sidang lainnya termasuk Syamsul Qamar, Hakim Qomaruddin, Fernando, Mangatas Silalahi, dan Masni.

Terpilihnya Andar secara aklamasi mencerminkan konsolidasi politik yang solid di tubuh Golkar Sumut. Langkah ini menjadi titik tolak penguatan mesin partai menjelang agenda strategis ke depan, termasuk persiapan kontestasi politik di daerah. (*)

■Fajar Trihatya

Share:

Aksi Massa Sempat Ganggu sejenak Musda XI Golkar Sumut namun Tetap Aman Terkendali

SumutJaya.com, Medan. 1 Februari 2026 – Aksi Sekelompok massa diduga sempat melakukan aksi dengan melempar batu dan petasan ke area Hotel JW Marriott Medan, tepat saat Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara berlangsung, Minggu malam ini. Insiden ini sempat memicu kepanikan di kalangan peserta, meski forum sidang tetap berjalan lancar namun tetap aman dan terkendali, Minggu (1/2).

Pantauan di lokasi menunjukkan, suara ledakan petasan dari luar hotel memicu peserta di lantai tiga berlarian keluar ruang sidang. Mereka berdesakan turun ke lantai dasar untuk memastikan keamanan, sementara ratusan orang bergerak ke Jalan Putri Hijau mencari sumber ledakan. Di simpang Jalan Perintis Kemerdekaan, massa sempat berupaya blokir jalan untuk buru pelaku.

Kepolisian cepat tanggap. Puluhan personel dikerahkan mengamankan perimeter hotel dan area Musda, mencegah eskalasi ke gangguan keamanan lebih besar. Hingga berita ini diturunkan, situasi terkendali tanpa laporan tidak ada korban jiwa atau kerusakan signifikan.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sumut, Muhammad Asril, menegaskan tak ada keributan di dalam forum. "Di dalam sidang tidak ada keributan. Semua tahapan berjalan sesuai rencana. Panitia hanya minta pihak luar yang bukan peserta atau peninjau resmi menyesuaikan diri demi kelancaran," ujar Asril saat ditemui wartawan.

Asril menilai dinamika ini wajar dalam demokrasi internal Partai Golkar. "Dinamika luar biasa ini mencerminkan kehidupan  sehat, selama dalam koridor organisasi. Kami apresiasi masyarakat yang mengawal Musda XI ini," tambahnya. Ia juga sebut seluruh kader sudah diarahkan menjaga kondusivitas sesuai instruksi Plt Ketua DPD Golkar Sumut.

Insiden ini menambah catatan dinamika Musda Golkar Sumut yang telah menarik perhatian publik. Polisi terus selidiki identitas massa pelaku untuk cegah kejadian serupa. (Fajar)

Share:

Polres Tanah Karo Laksanakan Pengawasan Pengamanan Ibadah Gereja di Kabanjahe

SumutJaya.com, Tanah Karo (Sumut). – Guna memastikan pelaksanaan ibadah umat Nasrani berjalan aman dan kondusif, Polres Tanah Karo melaksanakan pengecekan serta pengawasan terhadap personel pengamanan gereja di seputaran Kota Kabanjahe, Minggu (01/02/2026).

Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan sekira pukul 08.30 WIB oleh personel piket fungsi dan Sipropam Polres Tanah Karo dengan Pawas AKP Maurist G.H. Sinaga, S.H, serta Padal IPDA Sofian A. Damanik, S.H dan IPDA Jefriando Sinaga, S.H.

Dalam kegiatan tersebut, Pawas dan Padal melakukan pengecekan langsung ke sejumlah gereja untuk memastikan kehadiran personel pengamanan, kesiapsiagaan anggota, serta kelengkapan pengamanan sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Selain melakukan pengawasan terhadap personel, petugas juga berkoordinasi dengan pengurus gereja guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah berlangsung dengan lancar.

Kapolres Tanah Karo melalui Pawas menyampaikan bahwa pengamanan dan pengawasan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah.

“Polres Tanah Karo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menjamin kebebasan beribadah dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi kamtibmas di seputaran Kota Kabanjahe terpantau aman dan kondusif, serta seluruh rangkaian ibadah gereja berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.

( Sumber : Humas/ Red )       


Korwil- RI : Jan Gt

Share:

31 Januari 2026

Ace Hasan Syadzily Resmi Buka Musda XI Golkar Sumut: Konsolidasi dan Kebijakan Jadi Fokus Utama

SumutJaya.com, Medan. – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (1/2/2026). Ace, yang juga menjabat Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, menekankan pentingnya konsolidasi kader, kedewasaan politik, serta perumusan kebijakan strategis partai ke depan.

Dalam sambutannya, Ace menyoroti tren positif capaian elektoral Golkar di Sumatera Utara. "Perolehan kursi DPR RI dari Sumut meningkat dari 4 kursi pada Pemilu 2019 menjadi 8 kursi di Pemilu 2024. Golkar juga berhasil menempatkan pimpinan DPRD di berbagai kabupaten dan kota," ungkapnya.

"Dinamika Musda adalah hal biasa. Golkar memberi ruang demokrasi. Ini bukan hanya memilih ketua, tapi merumuskan kebijakan dan arah perjuangan," tegas Ace. Ia menambahkan, tantangan ke depan adalah meningkatkan suara di Sumut sebagai lumbung suara nasional, sambil menjaga sikap tegas dalam kebijakan strategis.

"Golkar lahir untuk memperkuat pemerintahan. Kita jaga stabilitas dan dukung pertumbuhan ekonomi berkualitas, termasuk kepemimpinan Gubernur Sumut," lanjutnya. Ace yakin Musda akan berjalan lancar berkat kedewasaan politik kader sesuai AD/ART partai.Musda dihadiri pengurus DPD Golkar kabupaten/kota, PAC, organisasi sayap, sesepuh RE Nainggolan, anggota DPR RI, serta Ketua DPRD Sumut Eri Ariyanti Sitorus. Plt Ketua DPD Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung menekankan kekompakan kader sebagai modal utama agenda politik mendatang.

Pembukaan ditandai pemukulan Gondang Sembilan oleh Ace bersama Ahmad Doli dan pengurus lainnya.

Kesiapan Panitia dan Pencalonan KetuaKetua Panitia Musda XI, Zulchairi Pahlawan, menjamin persiapan teknis matang, termasuk undangan resmi nomor /PAN-MUSDA/XI/GOLKAR-SU/I/2026 kepada pemegang hak suara. "Kami pastikan pengamanan, persidangan, dan kenyamanan peserta," ujarnya.

Steering Committee (SC) telah menutup pendaftaran bakal calon Ketua DPD pada Jumat (30/1/2026) pukul 21.05 WIB. Ketua SC Samsul Qomar mengonfirmasi dua calon: Andar Amin Harahap dan Hendriyanto Sitorus. "Semua berkas lengkap. Selanjutnya verifikasi administrasi dan dukungan," tambahnya.

Musda XI diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang solid untuk Golkar Sumut menghadapi dinamika politik nasional. (*)

■Fajar Trihatya

Share:

Ka. KPR Rutan Kelas I Labuhan Deli Lakukan Pendekatan Humanis kepada Warga Binaan

SumutJaya.com, Labuhan Deli. -Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rutan Kelas I Labuhan Deli, Warisman Sihotang, melakukan pendekatan humanis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di dalam rutan.

Pendekatan tersebut dilakukan melalui dialog langsung dan tatap muka bersama para Warga Binaan di dalam blok hunian. Dalam kegiatan tersebut, Warisman Sihotang menyampaikan pesan-pesan pembinaan, kedisiplinan, serta mengajak Warga Binaan untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan rutan secara bersama-sama.

Menurut Warisman, pendekatan humanis merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan pemasyarakatan. “Kami tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga pembinaan. Dengan komunikasi yang baik dan pendekatan secara manusiawi, Warga Binaan akan lebih terbuka dan memahami tanggung jawabnya selama menjalani masa pidana,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran pengamanan Rutan Kelas I Labuhan Deli berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai dengan prinsip Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, bukan semata-mata penindakan. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan serta memperkuat hubungan yang harmonis antara petugas dan Warga Binaan.

Para Warga Binaan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi sikap terbuka serta komunikasi yang dibangun oleh Ka. KPR. Dengan adanya pendekatan humanis ini, diharapkan tercipta lingkungan rutan yang lebih kondusif, aman, dan mendukung proses pembinaan secara optimal.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berintegritas. ( Tim)

Share:

30 Januari 2026

SC Musda Golkar Sumut Tutup Pengembalian Formulir: Dua Bakal Calon Lengkap Daftar Jadi Ketua DPD

SumutJaya.com, Medan. – Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) resmi menutup tahapan pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sumut pada Jumat (30/1/2026) malam.

Ketua SC Samsul Qomar mengonfirmasi bahwa hingga batas waktu pukul 21.05 WIB, kedua bakal calon yang mengambil formulir pada Kamis (29/1/2026) telah mengembalikan berkas secara lengkap. "Sebenarnya sebelum pukul 21.00 WIB, seluruh formulir sudah kami terima," ujar Samsul didampingi tim SC Asril dan Muhcrid Nasution di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan.


Dua bakal calon tersebut adalah Andar Amin Harahap, yang menyerahkan berkas pada pagi hari, serta Henrianto Sitorus, yang datang menjelang penutupan malam hari. "Yang mendaftar ini dua orang. Dua-duanya kemarin mengambil formulir, dan hari ini keduanya telah mengembalikan," jelas Samsul.

Langkah selanjutnya, SC akan melakukan verifikasi dokumen terhadap seluruh persyaratan, termasuk dukungan dan ketentuan lainnya. Hasil verifikasi ini akan menentukan status layak atau tidaknya para pendaftar. "Kami akan cek list seluruh dukungan dan persyaratan. Setelah itu, rapat untuk hasilnya—mungkin malam ini atau besok pagi," pungkasnya.Tahapan ini menjadi bagian krusial menjelang Musda Golkar Sumut yang akan menentukan kepemimpinan DPD periode mendatang. (Fajar)

Share:

Didukung 30 DPD, Andar Amin Harahap Serahkan Berkas Pendaftaran Ketua Golkar Sumut

SumutJaya.com, Medan. — Andar Amin Harahap resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) XI, Jumat (30/1/2026).

Berkas pendaftaran tersebut telah dilengkapi dengan salah satu syarat utama, yakni dukungan dari pemilik hak suara tingkat DPD kabupaten/kota yang diklaim telah melebihi 30 persen dari total suara peserta Musda.

Andar Amin Harahap datang ke Sekretariat DPD Golkar Sumatera Utara didampingi para Ketua DPD kabupaten/kota yang telah menyatakan dukungan secara langsung terhadap pencalonannya.

Perwakilan tim pemenangan, Yasyir Ridho Loebis, menyampaikan bahwa seluruh dokumen persyaratan telah dipenuhi saat pengembalian formulir.

“Berkas yang dikembalikan sudah lengkap. Surat dukungan yang dilampirkan saat ini berasal dari 30 DPD kabupaten/kota. Insyaallah jumlah dukungan masih akan bertambah sebelum batas akhir pengembalian formulir pada pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Proses pengembalian formulir ini menjadi tahapan penting menjelang pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sumatera Utara yang akan menentukan kepemimpinan partai untuk periode mendatang. (Rl/Fajar)

Share:

29 Januari 2026

MTsN 4 Langkat Gandeng Dosen STAIN Madina Latih Siswa Jadi Desainer Grafis

SumutJaya.com, Langkat. -Siapa bilang madrasah di daerah hanya jago teori? MTsN 4 Langkat baru saja membuktikan kelasnya dengan melakukan langkah besar yang "menggetarkan" panggung pendidikan di Langkat.Tidak tanggung-tanggung, Madrasah ini mendatangkan langsung pakar komunikasi dari STAIN Mandailing Natal untuk melatih siswanya menjadi kreator konten dakwah kelas wahid.

Jumat (30/1), Aula Pantai N.G. Bahorok kecamatan Bahorok kabupaten Langkat propinsi sumatera Utara.

Resto Gelugur mendadak berubah menjadi laboratorium kreatif yang intens. Sebanyak 24 siswa MTsN 4 Langkat Pengurus OSIM Periode 2025-2026 digembleng habis-habisan dalam kegiatan bertajuk "Pelatihan Produksi Poster Dakwah bagi Siswa". Pemilihan lokasi di luar lingkungan sekolah ini membuktikan bahwa MTsN 4 Langkat totalitas dalam memberikan atmosfer belajar yang baru dan profesional, sekaligus menjadi "tamparan" keras bagi sekolah lain yang masih terjebak dalam metode dakwah konvensional yang membosankan.

Sosok narasumber, Ahmad Salman Farid, M.Sos, menjadi magnet utama dalam pelatihan ini. Sebagai akademisi sekaligus praktisi komunikasi dari STAIN Mandailing Natal, beliau tidak hanya memberikan teori teknis, tetapi juga menanamkan filosofi komunikasi visual yang kuat kepada para siswa. Kehadiran beliau memastikan bahwa 24 peserta pelatihan mendapatkan standar ilmu setingkat perguruan tinggi, yang memaksa mereka untuk berpikir kritis dan kreatif dalam meramu pesan dakwah ke dalam bentuk poster digital yang memikat mata.

Kepala MTsN 4 Langkat, Syafruddin, S.Pd.I, MA, menegaskan bahwa madrasah harus menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi.

"Kita tidak ingin siswa kita hanya menjadi penonton di dunia digital. Kami sengaja mengundang narasumber ahli, Ahmad Salman Farid, M.Sos dari STAIN Madina, untuk memastikan kualitas instruksi yang diterima siswa adalah level tinggi. Ini bukan sekadar pelatihan, ini adalah pernyataan bahwa MTsN 4 Langkat siap bertarung di era visual!" tegas kepala sekolah yang bersahaja kepada semua media.dengan penuh semangat.

Kehadiran dosen dari Mandailing Natal ini memberikan warna baru. Siswa tidak hanya diajarkan membuat gambar, tapi menyisipkan nilai-nilai Islam ke dalam estetika modern.

Sri Ayuni, S.Pd., selaku guru pendamping, melihat antusiasme yang luar biasa dari ke-24 peserta.

"Hasil karya anak-anak hari ini di luar ekspektasi. Dengan sentuhan profesional dari narasumber, mereka membuktikan bahwa anak madrasah bisa menghasilkan karya estetis yang provokatif secara positif untuk menyebarkan kebaikan," ujarnya.kepada kru media.

Senada dengan itu, Arliyanti Sitepu, S.Pd., juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah awal dari dominasi MTsN 4 Langkat di ranah media sosial.

"24 siswa ini adalah pionir. Mereka sekarang punya senjata baru berupa keahlian desain grafis. Sekolah lain mungkin baru berencana, tapi kami di MTsN 4 Langkat sudah mengeksekusinya dengan mendatangkan yang terbaik dari STAIN Madina," pungkasnya.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya melahirkan poster, tapi juga melahirkan generasi pendakwah visual yang siap menguasai lini masa media sosial dengan pesan-pesan yang sejuk namun dikemas secara berani dan modern. (Agus)

Share:

Ford melalui RMA Indonesia secara resmi Buka Dealer Ford PIK 2, menandai langkah strategis dalam memperluas jaringan serta memperkuat kehadiran Ford

SumutJaya.com, Tanggerang. -Pembukaan Ford PIK 2 yang berlokasi di Jl. M.H. Thamrin No.69, Salembaran, Kec. Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten 15214 menjadi bagian dari strategi Ford RMA Indonesia untuk mengembangkan new white space bisnis, sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada pelanggan di wilayah yang terus berkembang. Kehadiran dealer ini memungkinkan Ford untuk menjangkau basis pelanggan yang lebih luas dengan fasilitas dan layanan yang terintegrasi.

Dari perspektif bisnis, PIK 2 dipilih sebagai lokasi strategis seiring pertumbuhannya sebagai kawasan bisnis dan gaya hidup baru yang didukung oleh infrastruktur modern dan aksesibilitas yang semakin kuat. Kawasan ini dinilai memiliki potensi jangka panjang yang sejalan dengan strategi Ford dalam memperkuat kehadiran di area dengan pertumbuhan berkelanjutan.

Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia, menyampaikan bahwa pembukaan Dealer Ford PIK 2 merupakan bagian dari strategi jangka panjang Ford melalui RMA Indonesia.

“Pembukaan Ford PIK 2 mencerminkan komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis Ford secara berkelanjutan di Indonesia. PIK 2 merupakan area dengan potensi pertumbuhan yang kuat dan menjadi new white space strategis bagi Ford RMA Indonesia untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, sekaligus memperkuat fondasi bisnis ke depan,” ujar Roelof.

Ford PIK 2 dirancang sesuai dengan Corporate Identity terbaru Ford, yang mencerminkan arah brand Ford yang modern, kuat, dan berorientasi pada pelanggan. Dealer ini juga menjadi dealer Ford pertama di Tangerang yang sepenuhnya mengadopsi Corporate Identity terbaru tersebut, sekaligus menetapkan standar baru dalam pengalaman ritel Ford di Tanah Air.

Erik Pascanugraha, Sales Director Ford RMA Indonesia, menambahkan bahwa kehadiran dealer ini akan memperkuat strategi penjualan dan pengalaman pelanggan.

“Ford PIK 2 dirancang untuk menghadirkan pengalaman ritel yang lebih modern dan relevan dengan kebutuhan pelanggan saat ini. Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang terintegrasi, dealer ini akan memperluas jangkauan layanan Ford sekaligus mendukung pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan,” jelas Erik.

Selain mengedepankan desain dan fasilitas modern, Ford PIK 2 juga dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang menyeluruh, mencakup penjualan dan layanan purna jual, didukung oleh tim profesional dan proses operasional yang mengacu pada standar global Ford.

Pembukaan Ford PIK 2 merupakan hasil kolaborasi antara Ford Global, RMA Group, dan RMA Indonesia, bersama mitra dealer PT Trijaya Auto Mandiri (TOM Dealers)

David Arianto, Operational Director PT Trijaya Auto Mandiri, menyampaikan komitmen dealer dalam menghadirkan layanan berkualitas.

“Kami bangga dipercaya menjadi bagian dari jaringan Ford di Indonesia melalui pembukaan Ford PIK 2. Sebagai mitra dealer, kami berkomitmen menjalankan operasional sesuai standar Ford, dengan fokus pada kualitas layanan, konsistensi operasional, serta pengalaman pelanggan yang optimal,” ujar David.

Melalui pembukaan Dealer Ford PIK 2, Ford dan RMA Indonesia berharap dapat memperkuat kepercayaan pelanggan, mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri otomotif nasional. (Sumber Rel/Ford)

■Fajar Trihatya.

Share:

Satresnarkoba Polres Tanah Karo Tangkap Pemuda Diduga Miliki Sabu di Simpang Empat

SumutJaya.com,Tanah Karo (Sumut)- Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan peredaran narkotika. Seorang pemuda berinisial EPT(24) diamankan petugas karena diduga memiliki narkotika jenis sabu, Sabtu(17/1/2026) sekira pukul 13.22 WIB.

Penangkapan dilakukan di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, tepatnya di pinggir jalan. Tersangka merupakan warga Desa Linggajulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, sesuai identitas KTP.

Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP Jonny H. Pardede, S.H, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari kegiatan patroli dan penyelidikan yang dilakukan oleh personel Satresnarkoba.

“Petugas melakukan penangkapan terhadap satu orang laki-laki dewasa, saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu,” ujar Kasat, Kamis(29/1) pagi di Mapolres.

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan barang bukti berupa satu paket plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,79 gram, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam biru muda kombinasi hitam, satu bungkus rokok Surya Gudang Garam, satu lembar tisu putih, serta satu unit telepon genggam Android merek INOI warna hitam.

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Ruang Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan  Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 609 ayat 2 UU 1/2023 Juncto Pasal VII poin 50 UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kasat Narkoba menegaskan pihaknya akan terus melakukan upaya penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian demi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

( Sumber : Humas / Red )               Korwil- RI : Jan Gt

Share:

Bupati Tapanuli Selatan: Kebun PTPN Batangtoru Topang Kehidupan Masyarakat Lintas Generasi

SumutJaya.com, Tapanuli Selatan. — Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan bahwa keberadaan Kebun Batangtoru memiliki peran strategis dan historis dalam menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan selama lebih dari satu abad.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Gus Irawan saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung progres pemulihan pascabencana di wilayah Batangtoru, Selasa (27/1/2026) lalu. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan memastikan percepatan rehabilitasi dan relokasi warga terdampak bencana.

Menurut Bupati, Kebun Batangtoru yang sudah berdiri sejak zaman belanda hingga saat ini dikelola PTPN IV, bukanlah sekadar kawasan produksi, melainkan ruang hidup yang membentuk struktur sosial masyarakat sekitar secara turun-temurun. Sebagian besar warga di wilayah lingkar kebun merupakan pensiunan pekerja perkebunan maupun keturunan mereka.

“Sejarah mencatat bahwa kebun ini telah hadir lebih dari 100 tahun dan menjadi sumber penghidupan masyarakat lintas generasi. Fakta ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan pembangunan ekonomi Tapanuli Selatan,” ucap Gus Irawan.

Dalam situasi darurat pascabencana, peran kawasan perkebunan dinilai semakin nyata. Sejak hari pertama bencana, wilayah perkebunan dimanfaatkan sebagai lokasi perlindungan sementara, pusat logistik, dapur umum, serta ruang pendampingan sosial bagi warga terdampak.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan lahan relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Hingga Januari 2026, total sekitar 30 hektare lahan telah dialokasikan, terdiri atas 20 hektare di Batangtoru, 5 hektare di Hapesong Baru, serta 5 hektare di Afdeling I Kebun Hapesong.

Di Hapesong Baru, pembangunan 227 unit hunian tetap saat ini telah mencapai progres sekitar 30 persen. Pemerintah daerah menargetkan percepatan penyelesaian pembangunan agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang aman dan layak.

Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tapanuli Selatan tengah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta penguatan kemandirian warga di lokasi relokasi.

Ia menyebut, pendekatan kolaboratif yang dijalankan mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal Dalihan Na Tolu, di mana pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur pendukung saling menguatkan dalam menghadapi musibah.

“Pemulihan ini adalah kerja bersama. Tujuannya bukan hanya membangun kembali rumah, tetapi membangun kembali harapan dan kemandirian masyarakat,” katanya.

Bencana yang berdampak pada 13 kecamatan di Tapanuli Selatan menjadi momentum evaluasi dan penguatan ketahanan daerah. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berkomitmen untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Dengan sejarah panjang yang dimilikinya, Kebun Batangtoru dinilai tetap menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat Tapanuli Selatan, sekaligus bagian dari upaya membangun masa depan daerah yang lebih tangguh dan berdaya. (Rl/Hs)

Share:

BERITA UTAMA

Dugaan Ketidaktepatan Penggunaan Dana BOS di SDN 054938 Langkat, Bendahara Akui Belum Ada Rincian Pengeluaran

SumutJaya.com, Langkat. – Warga di sekitar SDN Negeri 054938 Jalan Piturah, Paya Glugur Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, S...

Image

PASANG IKLAN DI SINI

Image

Arsip Blog

PASANG IKLAN DI SINI

Image
Image