Mahyaruddin, yang merupakan satu-satunya calon dalam penjaringan yang digelar 23–25 Oktober 2026, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musda. Ia meminta seluruh pengurus di tingkat kota hingga kelurahan bekerja keras mewujudkan program partai dan menjaga kepercayaan pemilih menjelang Pemilu 2029.
“Perolehan suara Golkar Tanjungbalai terbesar pada Pemilu 2024 dengan raihan delapan kursi DPRD. Tantangan politik ke depan lebih kompleks, maka harus dijawab dengan kerja keras, soliditas, dan kekompakan pengurus agar pada 2029 kembali menjadi pemenang,” ujar Mahyaruddin.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Andar Amin Harahap menegaskan bahwa Musda bukan sekadar seremoni pergantian pengurus, melainkan forum konsolidasi strategis untuk mengevaluasi capaian politik dan merancang langkah pemenangan pada pemilu mendatang. Andar menekankan pentingnya lahirnya program kerja yang konkret untuk meningkatkan perolehan suara dan meraih kursi terbanyak di parlemen.
“Pengurus harus mengurusi partai, bukan diurus. Jika tidak mau mengurus, jangan menjadi pengurus. Pengurus dan anggota DPRD Golkar wajib mendukung program pemerintah,” kata Andar, seraya mengingatkan bahwa konsolidasi harus berjalan masif hingga tingkat kelurahan.
Pada pembukaan Musda, Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Hj. Nurmalini Marpaung mewakili Wali Kota mengajak seluruh kader Golkar untuk semakin solid dan dewasa dalam berpolitik serta mendukung visi Pemerintah Kota mewujudkan Tanjungbalai elok, maju, agamais, dan sejahtera (EMAS). Nurmalini juga menyampaikan harapan agar Ketua Golkar Sumut yang kini juga menjabat anggota DPR RI memberi dukungan terhadap program pembangunan daerah.
Musda XI dihadiri perwakilan DPD Partai Golkar Sumut, pengurus DPD Kota Tanjungbalai, Dewan Pertimbangan, enam pengurus kecamatan, organisasi pendiri dan pendiri Golkar, serta organisasi sayap partai, dengan total 11 suara dalam pengambilan keputusan.
Dengan nomenklatur kepengurusan yang sudah ditetapkan, fokus internal Golkar Tanjungbalai kini tertuju pada implementasi program kerja hasil Musda dan upaya konsolidasi politik untuk memperbesar perolehan suara pada Pemilu 2029. (Sumber Ant)
■Fajar Trihatya








.jpg)
.jpg)











